8 Cara Mengatasi Fingerprint Laptop Lenovo Tidak Berfungsi (Windows Hello Error)

Cara mengatasi fingerprint laptop Lenovo tidak berfungsi dapat dilakukan dengan membersihkan permukaan sensor dari minyak, memperbarui driver biometrik (Goodix/Synaptics) melalui Device Manager, mereset pengaturan Windows Hello, serta memastikan layanan Windows Biometric Service berjalan otomatis di latar belakang.
Salah satu fitur paling praktis di laptop modern adalah adanya sensor sidik jari atau Fingerprint Scanner. Fitur ini membuat kita merasa seperti agen rahasia di film-film; cukup tempelkan jari sebentar, dan laptop langsung terbuka tanpa perlu repot mengetik kata sandi atau PIN yang panjang.
Namun, kenyamanan ini bisa berubah menjadi kejengkelan saat sensor tiba-tiba mogok kerja. Pesan error seperti “Couldn’t recognize that fingerprint”, “Something went wrong on our end”, atau bahkan opsi fingerprint yang hilang total dari pengaturan Windows, seringkali membuat pengguna Lenovo frustrasi.
Apakah sensornya rusak? Belum tentu. Teknologi biometrik sangat sensitif terhadap perubahan kecil, baik secara fisik maupun perangkat lunak. Di artikel ini, kita akan membedah tuntas penyebab kenapa sensor sidik jari Lenovo kamu ngadat dan bagaimana cara memperbaikinya agar login kembali secepat kilat.
1. Bersihkan Sensor dari Minyak dan Kotoran
Sebelum kita menyalahkan Windows atau Lenovo, mari kita introspeksi diri dulu, Ndan. Kapan terakhir kali kamu membersihkan sensor sidik jarimu? Jari kita secara alami memproduksi minyak, belum lagi sisa makanan atau debu yang menempel.
Sensor sidik jari bekerja dengan memetakan pola alur (ridge) dan lembah (valley) pada kulit jari. Jika permukaan sensor tertutup lapisan minyak atau debu mikroskopis, sensor akan gagal membaca pola tersebut. Ini adalah penyebab paling umum kegagalan login.
Solusi:
Ambil kain microfiber yang bersih dan kering (atau sedikit dibasahi alkohol isopropil). Usap permukaan sensor secara perlahan hingga bersih mengkilap. Pastikan juga jari tanganmu bersih dan kering saat mencoba login. Jari yang basah atau keriput karena air juga sulit terbaca.
2. Reset Pengaturan Windows Hello
Terkadang, data biometrik yang tersimpan di Windows mengalami kerusakan (korup) akibat update sistem. Solusinya adalah menghapus data sidik jari lama dan mendaftarkannya ulang.
Langkah-langkahnya:
- Buka Settings > Accounts.
- Pilih menu Sign-in options di sebelah kiri.
- Klik pada bagian Windows Hello Fingerprint.
- Klik tombol Remove untuk menghapus data lama.
- Setelah terhapus, klik tombol Set up untuk memindai ulang jari kamu.
Tips Pro: Daftarkan jari yang sama sebanyak dua kali atau daftarkan beberapa jari berbeda (telunjuk dan jempol) sebagai cadangan jika satu jari terluka.
3. Perbaiki Driver Biometrik (Goodix/Synaptics/Elan)
Komponen sidik jari pada laptop Lenovo biasanya diproduksi oleh pihak ketiga seperti Goodix, Synaptics, atau Elan. Driver penghubung ini seringkali menjadi biang kerok masalah, terutama setelah Windows Update.
Cara Cek Driver:
- Klik kanan tombol Start, pilih Device Manager.
- Cari kategori Biometric devices.
- Kamu akan melihat nama seperti “Goodix Fingerprint” atau “Synaptics WBDI”.
- Jika ada tanda seru kuning, klik kanan dan pilih Update driver.
- Jika update tidak berhasil, pilih Uninstall device (centang hapus driver software), lalu Restart laptop. Windows akan mencoba menginstal driver standar saat menyala kembali.
Masalah driver adalah makanan sehari-hari pengguna Windows. Penjelasan lebih detail tentang cara mencari driver yang tepat bisa kamu baca di artikel cara update driver laptop Lenovo otomatis.
4. Cek Layanan Windows Biometric Service
Sama seperti Bluetooth, fitur sidik jari juga memiliki layanan latar belakang yang harus berjalan. Jika layanan ini mati, Windows Hello tidak akan bisa diakses.
Caranya:
- Tekan Windows + R, ketik
services.msc, tekan Enter. - Cari Windows Biometric Service.
- Pastikan statusnya Running. Jika mati, klik kanan pilih Start.
- Klik dua kali layanan tersebut, ubah “Startup type” menjadi Automatic.
5. Matikan Fitur Penghemat Daya (Power Management)
Windows terkadang terlalu agresif dalam menghemat baterai, sampai-sampai ia mematikan aliran listrik ke sensor sidik jari saat laptop baru bangun dari mode tidur (Sleep). Akibatnya, sensor mati saat kita butuh login.
Cara Mematikannya:
- Kembali ke Device Manager > Biometric devices.
- Klik kanan driver fingerprint kamu, pilih Properties.
- Masuk ke tab Power Management.
- Hapus centang pada opsi “Allow the computer to turn off this device to save power”.
6. Pastikan Sensor Aktif di BIOS
Bagi pengguna Lenovo ThinkPad atau ThinkBook, keamanan adalah prioritas. Oleh karena itu, Lenovo menyediakan saklar “On/Off” untuk sensor sidik jari langsung dari BIOS (level hardware).
Jika sensor tiba-tiba hilang total dari Device Manager, coba cek BIOS.
Caranya: Masuk ke BIOS (F2/F1) > menu Security > I/O Port Access. Pastikan opsi Fingerprint Reader statusnya Enabled. Panduan masuk BIOS bisa dilihat di cara masuk BIOS laptop Lenovo semua tipe.
7. Konflik dengan Fast Startup
Fitur Fast Startup di Windows 10/11 bertujuan mempercepat waktu booting dengan menyimpan kondisi sistem ke dalam file hibernasi. Namun, fitur ini sering menyebabkan driver gagal dimuat dengan benar saat startup.
Cobalah matikan fitur ini sementara: Control Panel > Power Options > Choose what the power buttons do > Hilangkan centang “Turn on fast startup”. Restart laptop dan cek apakah fingerprint kembali normal.
8. Kerusakan Hardware (Kabel Fleksibel)
Jika semua cara perangkat lunak di atas gagal, ada kemungkinan masalah fisik. Pada beberapa model Lenovo, sensor sidik jari terletak di tombol Power atau di palmrest. Kabel fleksibel yang menghubungkan sensor ini ke motherboard bisa kendor atau putus akibat guncangan atau panas.
Jika ini terjadi, kamu mungkin perlu membawa laptop ke pusat layanan resmi untuk perbaikan fisik. Namun sebelum itu, cobalah lakukan reset pabrik laptop Lenovo sebagai upaya terakhir untuk memastikan tidak ada konflik sistem operasi yang parah.
Tahukah kamu? 90% masalah sidik jari disebabkan oleh sensor yang kotor dan berminyak. Jangan biarkan keamanan laptopmu terganggu. Bersihkan rutin dengan alat yang tepat.
➡️ Dapatkan Cleaning Kit Sensor & Layar (Kuas + Cairan Khusus)Memahami Biometrik
Biometrik adalah metode otentikasi menggunakan karakteristik biologis manusia yang unik. Selain sidik jari, teknologi ini juga mencakup pengenalan wajah (seperti IR Camera di ThinkPad) dan retina mata. Untuk mempelajari lebih dalam tentang sejarah dan keamanan biometrik, kamu bisa mengunjungi wikipedia.org.
FAQ: Pertanyaan Seputar Fingerprint Lenovo
Kenapa opsi Fingerprint bertuliskan “This option is currently unavailable”?
Biasanya karena driver belum terinstal dengan benar, atau layanan Windows Hello sedang dimatikan oleh kebijakan organisasi (jika laptop kantor).
Apakah sidik jari saya tersimpan di server Lenovo?
Tidak. Data sidik jari disimpan secara lokal di dalam chip TPM (Trusted Platform Module) di laptop kamu dan dienkripsi. Tidak ada yang bisa mengambilnya, bahkan Microsoft.
Bisakah saya login jika jari saya terluka?
Tidak bisa. Sensor membutuhkan pola sidik jari yang utuh. Itulah sebabnya sangat disarankan untuk mendaftarkan minimal 2 jari (kiri dan kanan) sebagai cadangan.








