8 Cara Mengatasi Laptop Lenovo Stuck Logo (Mentok) Tidak Masuk Windows

Cara mengatasi laptop Lenovo stuck logo dapat dimulai dengan melakukan Power Drain (melepas baterai dan menahan tombol power), mengembalikan pengaturan BIOS ke Default (F9+F10), mengubah mode Boot (Legacy/UEFI), masuk ke Safe Mode, atau mengganti media penyimpanan (HDD/SSD) yang mengalami kerusakan fisik.
Pagi hari yang cerah, kamu menyalakan laptop Lenovo dengan semangat untuk mulai bekerja atau mengerjakan tugas. Tombol Power ditekan, kipas berputar, logo “Lenovo” muncul di layar hitam. Kamu menunggu… satu menit, dua menit, lima menit… kok masih di situ saja? Lingkaran loading berputar tanpa henti, atau bahkan diam mematung.
Kondisi ini dikenal dengan istilah Stuck Logo atau Bootloop. Laptop menyala, tapi sistem operasi Windows gagal dimuat. Rasanya pasti panik, takut data-data penting di dalamnya hilang. “Waduh, rusak apanya nih? Mesinnya atau layarnya?”
Tenang dulu, Ndan. Stuck logo itu ibarat seseorang yang bangun tidur tapi bingung mau melangkah ke mana. Sistem sedang mencari file booting tapi tidak menemukannya, atau ada “sampah” listrik yang mengganggu. Sebelum kamu vonis ganti mesin, coba ikuti langkah-langkah perbaikan mandiri berikut ini.
1. Lakukan Power Drain (Pertolongan Pertama)
Ini adalah langkah ajaib yang seringkali berhasil mengatasi 50% masalah elektronik yang “bengong”. Listrik statis yang terperangkap di kapasitor motherboard bisa membuat proses booting macet.
Langkah-langkahnya:
- Matikan laptop secara paksa dengan menekan dan menahan tombol Power selama 10 detik hingga mati total.
- Cabut kabel charger (adaptor).
- Cabut semua perangkat USB (Flashdisk, Mouse, Harddisk Eksternal).
- Jika laptopmu tipe baterai lepas, lepaskan baterainya. Jika baterai tanam, lewati langkah ini.
- Tekan dan tahan tombol Power selama 60 detik (kondisi tanpa listrik). Ini akan membuang sisa arus.
- Pasang kembali baterai dan charger, lalu coba nyalakan.
2. Lepaskan Perangkat Eksternal
Tahukah kamu, laptop kadang “bingung” mau booting dari mana? Jika ada Flashdisk, SD Card, atau Harddisk Eksternal yang tertancap saat laptop dinyalakan, BIOS mungkin mencoba mencari Windows di dalam Flashdisk tersebut.
Karena tidak menemukan Windows di Flashdisk, sistem akhirnya macet (hang). Pastikan semua port USB kosong saat kamu menyalakan laptop.
3. Reset BIOS ke Pengaturan Pabrik (Load Default)
Pengaturan BIOS yang tidak sengaja terubah bisa menyebabkan laptop gagal mengenali Harddisk. Kita perlu mengembalikannya ke setelan pabrik.
Caranya:
- Gunakan Novo Button (lubang kecil di samping bodi) atau tekan F2/Fn+F2 saat menyalakan laptop untuk masuk ke BIOS. Panduan lengkapnya ada di cara masuk BIOS laptop Lenovo.
- Setelah masuk menu BIOS yang berlatar biru/abu-abu, tekan tombol F9 (Setup Defaults).
- Pilih Yes.
- Tekan tombol F10 (Save & Exit), pilih Yes.
- Laptop akan restart. Cek apakah sudah bisa masuk Windows.
4. Cek Boot Mode (Legacy vs UEFI)
Ini masalah teknis yang sering terjadi jika kamu baru saja mereset BIOS atau baterai CMOS habis. Windows 10/11 zaman now biasanya menggunakan mode UEFI. Sedangkan Windows 7 jadul menggunakan Legacy.
Jika laptopmu terinstal Windows 10 (UEFI) tapi pengaturan BIOS berubah jadi Legacy, maka Windows tidak akan terbaca dan laptop akan stuck.
Cara Cek: Masuk ke BIOS > Tab Boot > Lihat bagian Boot Mode. Coba ubah dari Legacy Support ke UEFI (atau sebaliknya). Simpan (F10) dan coba nyalakan.
5. Masuk ke Safe Mode
Jika laptop berhasil melewati logo Lenovo tapi kemudian macet di layar hitam atau loading Windows yang tak berujung, kemungkinan ada driver atau update Windows yang korup.
Cobalah masuk ke Safe Mode. Karena tidak bisa masuk Windows, kamu perlu memancing menu “Automatic Repair”:
1. Nyalakan laptop, saat logo muncul, matikan paksa (tahan tombol power).
2. Ulangi langkah ini 3 kali berturut-turut.
3. Pada percobaan ke-4, Windows akan masuk mode “Preparing Automatic Repair”.
4. Pilih Troubleshoot > Advanced options > Startup Settings > Restart.
5. Tekan angka 4 atau F4 untuk Safe Mode.
Jika berhasil masuk Safe Mode, segera hapus aplikasi atau update terakhir yang kamu instal.
6. Kerusakan Harddisk (Bad Sector) – Penyebab Terbanyak!
Jika semua cara di atas gagal, kita harus menghadapi kenyataan pahit. Penyebab paling umum (terutama pada laptop Lenovo IdeaPad usia 2 tahun ke atas yang masih pakai HDD) adalah Harddisk Rusak.
Ketika Harddisk memiliki Bad Sector di bagian file booting, jarum pembaca akan mencoba membaca area rusak itu berulang-ulang tanpa hasil. Inilah yang menyebabkan tampilan di layar diam saja (stuck) di logo.
Untuk memahami bagaimana proses booting (Bootstrap) bekerja dan kenapa kegagalan penyimpanan bisa menghentikannya, kamu bisa membaca referensinya di wikipedia.org.
Kamu bisa memastikannya dengan masuk ke BIOS. Di halaman depan (Information), lihat bagian Hard Disk. Jika tulisannya “Not Detected” atau kosong, berarti Harddisk kamu sudah “almarhum”.
Harddisk lama bikin stuck dan lemot? Jangan beli HDD lagi (rawan rusak!). Ganti ke SSD NVMe KYO. Dijamin laptop langsung ngebut, booting cuma 5 detik, dan anti-stuck. Garansi 3 Tahun!
➡️ Dapatkan SSD NVMe KYO High Speed Murah7. Instal Ulang Windows
Jika kamu sudah ganti ke SSD baru (atau yakin HDD masih sehat tapi Windows-nya yang hancur karena virus), langkah terakhir adalah Instal Ulang.
Kamu membutuhkan Flashdisk 8GB dan file ISO Windows. Proses ini akan menghapus data di Drive C, tapi setidaknya laptop bisa dipakai kembali. Kamu bisa membaca panduan persiapan instal ulang di cara reset pabrik laptop Lenovo.
FAQ: Pertanyaan Seputar Stuck Logo
Apakah data saya hilang jika stuck di logo?
Belum tentu. Jika Harddisk masih terbaca, data di Drive D/E biasanya aman. Kamu bisa menyelamatkannya dengan melepas HDD dan membacanya di komputer lain menggunakan casing eksternal.
Berapa biaya servis laptop stuck logo?
Jika hanya perlu instal ulang Windows, sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000. Jika harus ganti Harddisk/SSD, biayanya sekitar Rp 300.000 – Rp 800.000 tergantung kapasitas.
Apakah RAM kotor bisa bikin stuck logo?
Bisa, tapi jarang. RAM kotor biasanya menyebabkan layar hitam mati total (No Display), bukan stuck di logo. Tapi tidak ada salahnya mencoba membersihkan RAM.








